Kupas Tuntas Rahasia Belajar Orang Yahudi: Sebuah Resensi

Buku besutan Diva Press ini berjudul 'Kupas Tuntas Rahasia Belajar Orang Yahudi'. Ditulis oleh Diandra Wicaksono, setebal 186 halaman plus 2 lembar sebagai cover, dan diterbitkan pada tahun 2015. 

Buku ini memuat berbagai macam metode belajar orang-orang Yahudi dalam menggapai kecerdasan. Berikut ulasan lebih lanjut yang dapat pembaca sekalian simak secara ringkas.

Tanpa bermaksud menafikan salah satu agama, jika ada pertanyaan terkait golongan manakah yang selalu menemukan penemuan-penemuan spektakuler? Maka jawabannya adalah golongan orang-orang yahudi. Mengapa yahudi? 

Pernah mendengar nama Albert Einstein? Kecerdasan tokoh Fisika yang satu ini, tentu sudah dikenal dunia, dia juga telah berhasil mempengaruhi miliaran orang di muka bumi dengan berbagai penemuan teori fisikanya yang selalu mencengangkan. Dialah orang pertama yang menemukan teori relativitas. Dan, siapakah Albert Einstein? Dia adalah orang yahudi. 

Di berbagai bidang sekalipun, seperti dalam bidang kedokteran, teknologi, ekonomi dan politik, orang-orang yahudi selalu mendominasi Dunia. Selain Albert Einstein, tentu saja masih banyak tokoh-tokoh Yahudi dengan kecerdasan otak mereka yang brilian, seperti Ibrahim Patriark, Sigmund Freud, Neils Bohr, Edward Teller dan Mark Zuckerberg

Mereka adalah orang-orang keturunan Yahudi yang berpengaruh besar bagi perkembangan peradaban manusia. Kecerdasan orang-orang yahudi memang tidak bisa dipungkiri. Lantas, mengapa golongan orang-orang Yahudi memiliki tingkat kecerdasan lebih tinggi dibanding golongan lain? Tentu jawabannya bukan semata-mata karena takdir Tuhan. Kecerdasan orang yahudi tidak semata-mata turun dari langit tanpa perantara ilmiah. 

Orang yahudi sudah mendapatkan pembinaan otak sejak mereka berada dalam kandungan, menjaga gen (keturunan) ashkenazim, pembinaan di masa kecil, penguasaan bahasa sejak dini, kewajiban bermain musik dan kegiatan-kegiatan lain yang dapat mendorong kecerdasan otak mereka. Orang-orang Yahudi bahkan memiliki prinsip belajar dan mempunyai metode belajar. Itu sebabnya, orang Yahudi memiliki kecerdasan di atas rata-rata.

Nah, buku ini, seperti judulnya, akan mengupas rahasia orang-orang yahudi dalam mengembangkan kecerdasan mereka. Selain itu, dari buku ini kita bisa mengetahui bagaimana orang yahudi mencapai kesuksesannya. 

Metode-metode belajar orang yahudi maupun prinsip belajarnya. Sehingga manusia bisa menjadi genius, dikagumi, dikenal banyak orang sebagaimana tokoh-tokoh yahudi yang telah disebutkan tadi.

Namun, menurut perspektif penulis, sebenarnya bukan hanya orang-orang Yahudi yang memiliki kecerdasan di atas rata-rata. Perlu diketahui juga, bahwa banyak cendekiawan Islam yang juga telah berhasil mempengaruhi peradaban pemikiran manusia di bumi.

 Metode-metode belajar yang digunakan orang-orang Islam juga tidak kalah efektif dari orang Yahudi dalam mengembangkan pemikiran dan kecerdasan mereka. Pun tidak hanya dalam satu bidang saja, namun banyak bidang yang telah Islam rambah untuk kemajuan dunia. 

Mulai dari bidang fisika, matematika, kedokteran, hingga antropologi. Sederet nama yang biasa kita dengar, yakni Ibnu Sina, Al-Zahrawi, Al-Khawarizmi, Abbas Ibn Firnas, Al-Battani, Ibnu Khaldun dan masih banyak lagi.

Kembali lagi pada pembahasan awal bahwa kecerdasan orang yahudi bukanlah mitos ataupun semata-mata karena takdir Tuhan. Mereka benar-benar memiliki kecerdasan yang brilian, dan sebenarnya, golongan apapun dapat menyaingi kehebatan orang yahudi, bila mereka mengetahui rahasia di balik kecerdasan itu.

Kemudian penulis menjelaskan, bahwa tradisi orang yahudi dapat ditiru dan diteladani, seperti pendidikan yang diterapkan sejak dini kepada generasi penerus mereka dan hal-hal sederhana lain. 

Buku 'Kupas Tuntas Rahasia Belajar Orang Yahudi' ini juga tentunya memiliki kekurangan, seperti adanya pengulangan susunan di beberapa halaman, juga loncat halaman yang perlu diperhatikan oleh pembaca sekalian.


Oleh: Mardiyah 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Peringatan 10 Muharram di Pesantren Fatanugraha

Selayang Pandang Tentang Kota Asri Wonosobo

Bernyanyi Yakini Kurangi Beban dalam Diri